Di Madrasah Tsanawiyah Ihyaul Ulum (MATSIU), berbagai langkah konservasi energi telah diterapkan sebagai bagian dari program sekolah berwawasan lingkungan. Kepala madrasah memberlakukan kebijakan yang mencakup penghematan penggunaan listrik, air, bahan bakar, serta pemanfaatan fasilitas sekolah secara efisien.
Melalui upaya bersama ini, kebiasaan hemat energi semakin melekat di kalangan siswa, guru, dan staf madrasah. Para guru secara aktif memberikan edukasi terkait cara-cara sederhana menghemat energi, seperti meminimalkan konsumsi listrik. Edukasi ini bertujuan untuk membentuk kesadaran siswa agar lebih peduli terhadap lingkungan dan turut serta mewujudkan sekolah yang ramah energi.
Salah satu langkah konkret yang diterapkan adalah penggunaan peralatan listrik hemat energi di seluruh area madrasah. Selain itu, siswa dan staf didorong untuk mematikan lampu, kipas angin, dan perangkat elektronik lainnya di ruangan yang tidak sedang digunakan, terutama saat siang hari ketika pencahayaan alami cukup memadai. Perangkat elektronik seperti komputer dimatikan atau di-shutdown jika tidak digunakan dalam waktu lama. Sebelum meninggalkan sekolah, petugas memastikan semua sumber listrik telah dicabut guna menghindari pemborosan energi.
Selain itu, pemanfaatan teknologi seperti telepon dan internet diatur agar hanya digunakan untuk keperluan penting. Penggunaan kendaraan operasional juga dibatasi hanya untuk kebutuhan yang benar-benar mendesak. Langkah ini tidak hanya bertujuan menghemat bahan bakar, tetapi juga mendukung pengurangan emisi polusi serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan efisien.
Untuk menanamkan budaya hemat energi, pihak madrasah berupaya membangun kesadaran lingkungan di kalangan siswa. Langkah-langkah sederhana ini diharapkan dapat membawa dampak positif, tidak hanya bagi madrasah tetapi juga bagi masyarakat secara luas. Dengan bersama-sama melakukan upaya ini, madrasah turut mendukung keberlanjutan cadangan energi nasional, sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, sehat, dan berorientasi pada masa depan.